Kunjungan Perdana Kajati dengan Pemprov Jatim, Perkuat Harmoni Kelembagaan untuk Jawa Timur Kondusif

KEJAKSAAN22 Dilihat

SURABAYA, radarpenanews.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Dr. Abdul Qohar AF, SH, MH, bersama Asisten Intelijen, Asisten Tindak Pidana Khusus, Asisten Pidana Militer, Asisten Pengawasan dan Asisten Pemulihan Aset melakukan kunjungan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (11/5/2026).

Kedatangan rombongan Kejati Jatim disambut langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak. Turut mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, A.KS., MAP, Inspektur Provinsi Jawa Timur Ir. Hendro Gunawan, MA, serta Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Timur Adi Sarono, SH, MH

Dalam pertemuan perdana tersebut, Kajati Dr. Abdul Qohar memperkenalkan diri sekaligus memperkenalkan sejumlah pejabat baru di antaranya Wakajati, Asisten Intelijen dan Asisten Tindak Pidana Khusus. Dalam kesempatan itu, Kajati menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas dan fungsi penegakan hukum secara optimal baik di bidang intelijen, tindak pidana, perdata dan tata usaha negara, serta pengawasan internal kelembagaan.

BACA JUGA : Dukung Program MBG, BPJS Kesehatan Dorong Keaktifan JKN bagi Seluruh SPPG Surabaya

Kajati juga mengungkapkan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas tidak lepas dari sinergi yang solid dengan pemerintah daerah. Menurutnya, komunikasi yang terbangun dengan baik akan menjadi modal penting dalam menjaga kepastian hukum, memperkuat stabilitas daerah, dan memastikan pelayanan publik berjalan profesional

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan penghargaan dan ucapan selamat kepada Kajati Jatim beserta jajaran pejabat baru. Gubernur berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus terpelihara dan ditingkatkan demi mendukung pemeliharaan pemerintahan yang tertib, kondusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif, dengan diskusi tentang pentingnya menjaga hubungan kelembagaan yang harmonis, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta membangun ruang kerja yang mendukung terciptanya iklim pemerintahan dan pelayanan publik yang kondusif di Jawa Timur. (*/dym)