
SURABAYA, radarpenanews.com – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menggelar kegiatan halalbihalal secara virtual bersama seluruh satuan kerja Kejaksaan Negeri se-Jawa Timur di Ruang Vicon Kejati Jatim, Rabu (25/03/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Agus Sahat ST., SH, MH, didampingi Wakajati, para Asisten, serta para Koordinator.
Dalam suasana yang hangat, Kajati Jatim menyampaikan bahwa Idulfitri dimaknai sebagai momentum reflektif untuk kembali kepada fitrah manusia. Beliau mengajak seluruh jajaran untuk membersihkan hati, memperbaiki diri, serta mempererat silaturahmi.
“Idulfitri adalah saat yang tepat untuk kembali menjadi pribadi yang bersih. Atas nama pribadi dan lembaga, saya mohon maaf apabila dalam pelaksanaan tugas terdapat salah dan khilaf. Mari kita bangun kembali semangat kebersamaan dengan hati yang jernih,” ujar Kajati Agus Sahat ST.
BACA JUGA : Bongkar Kriminalisasi?, Advokat Kondang Rikha Permatasari dan 14 Pengacara Pasang Badan Bela Wartawan Amir
Kajati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran di daerah yang tetap menjaga profesionalitas dan integritas di tengah dinamika serta kompleksitas penegakan hukum yang terus berkembang. Beliau mendorong peningkatan kualitas penanganan perkara serta mengingatkan seluruh jajaran agar tidak melakukan tindakan yang dapat mencederai institusi marwah.
“Berpikirlah yang baik, bertindaklah dengan benar. Jadikan kesabaran, keikhlasan, dan kejujuran yang telah kita latih selama Ramadhan sebagai landasan dalam menjalankan tugas ke depan,” tegasnya.
BACA JUGA : Arus Balik Lebaran 2026, Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan Kebijakan WFA
Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Wakajati, Saiful Bahri Siregar SH, MH, juga turut menyampaikan permohonan maaf sekaligus pentingnya menjadikan momentum Idulfitri sebagai titik balik untuk berbenah diri, memperbaiki cara kerja, dan menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Penyusunan halalbihalal berlangsung interaktif melalui sesi dialog bersama 39 satuan kerja secara virtual, momentum ini sekaligus menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan langkah, dan meneguhkan semangat kebersamaan di wilayah Jawa Timur. (dym)






