SMPN 52 Surabaya menggelar Masa Orientasi Orang Tua (MOOT) di Aula Lantai 3, Minggu (20/7)/ Foto: red
SURABAYA, radarpenanews.com – Menjadi harapan pihak sekolah kepada seluruh orang tua siswa untuk bersinergi menuju program besar menciptakan kebiasaan anak Indonesia hebat.
Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat itu adalah bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Peluncuran gerakan tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya menciptakan generasi emas Indonesia menuju tahun 2045.
Hal ini dipaparkan, Abd Ro’uf Kepala Sekolah SMPN 52 Surabaya pada Masa Orientasi Orang Tua (MOOT) di Aula Lantai 3, pada Minggu 20 Juli 2025.
Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2025, Ditlantas Polda Jatim Terjunkan 440 Personel Gabungan
Abd Ro’uf menjelaskan, agenda kedua yaitu sekaligus memperkenalkan diri seluruh jajaran mulai dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan tenaga pendidik.
Agenda MOOT SMP Negeri 52 Surabaya kali ini mengikuti via zoom pemaparan Walikota Surabaya di SMP Al Hikmah secara daring. “Begitu juga SMPN 52 Surabaya dan sekolah yang lain dimohon mengikuti kegiatan secara Zoom Walikota akan menyampaikan program-program sekolah,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Abd Rouf membeberkan visi SMPN 52 Surabaya mewujudkan peserta didik beriman dan berakhlak mulia, berprestasi, berwawasan lingkungan dan teknologi. Misi SMP Negeri 52 Surabaya adalah mewujudkan peserta didik yang beriman dan bertakwa membentuk peserta didik berakhlak mulia, menyelenggarakan pembelajaran, memfasilasi bakat dan minat peserta didik, mewujudkan kecintaan terhadap lingkungan serta melaksanakan pendidikan Sesuai dengan perkembangan teknologi.
Selaras dengan program Pemerintah Kota Surabaya, Jam Malam Anak bahwa siswa usia di bawah 17 tahun tidak boleh ada yang berkeliaran di luar rumah. Peran orang tua dalam hal ini diminta kerjasamanya.
“Terhadap peserta didik atau anak-anak yang berkeliaran di luar rumah diatas pukul 22.00 wib, agar hari ini bisa kita laksanakan dengan baik secara berkolaborasi,” pinta Abd Rouf.
Tiga pilar suksesnya pendidikan bahwa keberhasilan pendidikan di lingkungan keluarga, kedua adalah sekolah. Ketiga pilar pendidikan adalah masyarakat.
Sementara kata Abd Rouf, Pembiayaan pendidikan Sekolah Menengah Pertama di Surabaya dilaksanakan secara gratis. kedua biaya operasional SMP Negeri pembiayaan terhadap anak-anak dari keluarga miskin atau pramis kebutuhan personalnya sebagian ditanggung oleh pemerintah kota mulai dari sepatu tas seragam sekolah.
MOOT SMP Negeri 52 Surabaya juga menjadi ajang dialog antara pihak sekolah dengan wali murid siswa/siswi kelas 7 usai mengikuti MPLS Ramah seminggu sebelumnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Lindaki Mujito Ketua Komite SMP Negeri 52 Surabaya, tenaga pengajar SMPN 52 Surabaya dan seluruh wali murid kelas 7 SMP Negeri 52 Surabaya.
Sebagai informasi, berikut nomor telepon penting pihak sekolah yang dapat dihubungi oleh orang tua/wali murid. Kepala Sekolah 087854568778, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan 088235801463 dan Ketua Komite Sekolah 081333099617. (bs)





