Resmikan Prasasti Kuno di Nganjuk, Ning Lia: Jaga Budaya Nusantara Agar Tak Tergerus Zaman!

BERITA DAERAH4 Dilihat

Anggota DPD/MPR RI Dapil Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, S.Sos., S.H.I., S.Sos.I., M.E.I. (Ning Lia), saat memberikan sambutan di podium pada puncak acara Njejer Piodalan dan peresmian Purana Tembaga di Pura Kerta Bhuwana Giri Wilis, Dusun Curik, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Senin (26/10/2026). (Foto: Istimewa)

NGANJUK, radarpenanews.com – Anggota DPD/MPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, S.Sos., S.H.I., S.Sos.I., M.E.I. (Ning Lia), menghadiri dan mengawal langsung pelestarian budaya dalam upacara Njejer Piodalan dan Pasupati Purana di Pura Kerta Bhuwana Giri Wilis, Dusun Curik, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Senin (26/10/2026).

Kehadiran senator muda asal Jawa Timur ini menjadi magnet utama dalam acara yang dirangkaikan dengan peresmian Purana Tembaga kitab suci kuno di atas lempengan tembaga yang mencatat sejarah asli kampung adat Hindu tersebut.

Sebagai figur utama di puncak acara, Ning Lia disambut hangat oleh Pinandita Damri, jajaran Kepala Dinas, Kepala Bidang, tokoh masyarakat Nganjuk, serta tokoh agama dari Gianyar, Bali, Guru Mangku Nyoman Cakra.

Senator perwakilan Jawa Timur, Ning Lia, berfoto bersama jajaran dinas terkait, tokoh adat Hindu Gianyar dan Nganjuk, serta para pelaku seni tradisional di pelataran Pura Kerta Bhuwana Giri Wilis, Desa Bajulan, Nganjuk, Senin (26/10). (Foto: Istimewa)

BACA JUGA: EVALUASI DUA TAHUN PEMERINTAHAN PRESIDEN PRABOWO DI BIDANG JAMINAN SOSIAL: KECUKUPAN DANA DJS, KEBERLANJUTAN, DAN PEMENUHAN HAK KONSTITUSIONAL

Sinergi ini mempertegas komitmen nyata Ning Lia dalam merangkul keberagaman budaya, merawat toleransi, dan memastikan hak-hak masyarakat adat di pelosok Jawa Timur tetap terpenuhi.

Dalam pidato sambutannya, Ning Lia mengingatkan pentingnya menjaga akar budaya di tengah gempuran globalisasi. “Keanekaragaman kebudayaan dan adat istiadat asli Nusantara, harus kita jaga karena merupakan pondasi atau jati diri bangsa yang harus terjaga supaya tidak hilang tergerus zaman,” tegas Ning Lia, yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan warga.

Anggota DPD RI Dapil Jatim Ning Lia saat memberikan keterangan pers kepada Ketua Umum Solidaritas Kawasan Industri Nganjuk, Raden Aji, pada sesi doorstop wawancara bersama awak media di Pura Kerta Bhuwana Giri Wilis, Desa Bajulan, Nganjuk (26/10). Foto: Istimewa

Aksi nyata legislator pro-rakyat yang turun langsung ke lapangan ini memicu apresiasi luar biasa dari elemen masyarakat lokal. Ketua Umum Solidaritas Kawasan Industri Nganjuk, Raden Aji, Hartawan menyatakan bahwa figur pemimpin seperti Ning Lia sangat langka dan sangat dibutuhkan saat ini.

Ning Lia dinilai tidak hanya sekadar hadir, namun juga membawa energi positif, memberikan motivasi, serta menyerap aspirasi untuk memberikan solusi konkret bagi wilayah yang potensi budayanya belum terekspos luas.

BACA JUGA: PERLINDUNGAN HAK DAN JAMINAN SOSIAL BAGI ATLET, TERMASUK E-SPORT: ANTARA PRESTASI DAN KERENTANAN

Kemeriahan perayaan yang diwarnai akulturasi budaya melalui lagu Indonesia Raya, Tari Gambyong, Tari Rejang Dewa, serta kesenian Reog ini ditutup dengan prosesi potong tumpeng oleh Ning Lia.

Melalui momentum ini, Ning Lia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan menyuarakan potensi kearifan lokal Jawa Timur di tingkat nasional, agar kelestarian adat seperti di Desa Bajulan mendapat perhatian penuh dari pemerintah pusat. (*/dym)