Terekam CCTV, Scoopy Gress di Medokan Semampir Digondol Maling

Kriminal4 Dilihat

Ilustrasi

SURABAYA, radarpenanews.com – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kota Surabaya. Kali ini, wilayah hukum Polsek Sukolilo Polrestabes Surabaya diobok-obok komplotan maling. Sebuah sepeda motor matic digondol dari kawasan pemukiman padat penduduk pada Kamis, 22 Oktober 2026 dini hari.

Informasi dihimpun, peristiwa kriminal tersebut tepatnya terjadi di Jl. Medokan Semampir Indah XIII, Kelurahan Medokan Semampir, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya.

Berdasarkan keterangan korban, terduga pelaku yang berjumlah dua orang melancarkan aksinya saat warga sekitar masih terlelap tidur pada pagi buta.

BACA JUGA: Belum Vonis, Tapi Alarm Keras: Pelajaran dari Usulan MSCI untuk Pasar Modal Indonesia

Keberadaan komplotan bandit tersebut sempat terekam oleh kamera Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dalam rekaman video yang berdurasi kurang lebih 5 menit, terlihat jelas bagaimana kedua pelaku berbagi peran. Dengan pergerakan yang sangat cepat dan lihai, mereka berhasil merusak kunci pengaman dan menggondol sepeda motor jenis Honda Scoopy tahun 2026.

“Padahal pagar rumah sudah digembok, namun gembok dirusak pelaku, kunci gembok ditemukan dilempar ke dalam rumah sedangkan gemboknya dilempar ke depan rumah dekat pohon mangga,” ujar Soleh (48) pemilik rumah, warga Medokan Semampir Indah XIII, kepada awak media, Kamis (2/10), pagi.

Nahasnya, kendaraan roda dua milik korban tersebut diketahui masih dalam proses kredit melalui salah satu bank leasing.

BACA JUGA: PERLINDUNGAN HAK DAN JAMINAN SOSIAL BAGI ATLET, TERMASUK E-SPORT: ANTARA PRESTASI DAN KERENTANAN

Disampaikan korban bahwa, kendaraan baru saja membayar cicilan selama tiga bulan, namun motor baru tersebut justru sudah disatroni maling terlebih dahulu.

Menurut keterangan korban di TKP, dia mengaku syok atas musibah ini. Korban berencana segera melaporkan kasus pencurian tersebut kepada pihak kepolisian setempat dengan membawa bukti rekaman CCTV.

Atas kejadian tersebut, Warga Medokan Semampir XIII berharap aparat kepolisian dari Polsek Sukolilo segera bertindak cepat memburu para pelaku yang terekam kamera pengawas, mengingat aksi curanmor di kawasan tersebut kian hari kian nekat dan merugikan masyarakat kecil. (bs)