Sejumlah potongan kabel berdiameter 100 mm dan 200 mm ditemukan dalam kondisi terkelupas di lokasi proyek gorong-gorong Jalan Raya Prof. Dr. Moestopo, Tambaksari, Surabaya, malam hari. (Foto: dok. ismail)
SURABAYA, radarpenanews.com – Proyek pembangunan gorong-gorong di kawasan Jalan raya prof dr. moestopo kecamatan Tambaksari, Surabaya, kembali menjadi sorotan. Sejumlah kabel berukuran sekitar 100 mm dan 200 mm, ditemukan dalam kondisi terpotong, diduga hasil pencurian.
Berdasarkan penelusuran di lokasi kejadian, kabel-kabel tersebut sebagian sudah dipotong dan berisi serabut tembaga siap dijual. Warga setempat menduga aksi pencurian terjadi pada malam hari, saat aktivitas proyek berhenti total.
Seorang pekerja proyek yang enggan disebut namanya mengungkapkan, pelaku diduga bukan orang baru.
BACA JUGA : SPMB Berintegritas Wujudkan Akses Pendidikan yang Adil dan Berkualitas
Informasi disampaikan sumber media ini menyebutkan, terduga pelaku biasa di panggil mat kepruk/tapor, yang sebelumnya juga pernah dikaitkan dengan sejumlah kasus pencurian kabel di beberapa titik proyek dan fasilitas umum di wilayah Surabaya.
Pihak kepolisian diminta segera turun tangan menyelidiki kasus ini. Selain menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit bagi proyek pemerintah, hilangnya kabel juga dikhawatirkan akan menghambat kelancaran pekerjaan infrastruktur yang sedang berjalan.
Kasus ini menambah panjang daftar pencurian kabel yang belakangan marak di wilayah Surabaya. Warga berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap pelaku dan jaringannya, serta meningkatkan pengawasan di kawasan proyek-proyek vital agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. (*ismail)






