Gema Shalawat Masjid Nasrullah, Lautan Manusia Sambut Hari Lahir Rasulullah

RUANG INFORMASI25 Dilihat

SUASANA KHIDMAT: Ketua Panitia, Muhammad Amrozi, saat memberikan sambutan di atas panggung dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Nasrullah, Medokan Semampir, Surabaya, Senin (24/8/2026) malam (atas). Ribuan jamaah dari berbagai kalangan usia tampak memadati area halaman dan jalanan sekitar masjid untuk mengikuti jalannya acara (bawah). Foto: Arkhy

SURABAYA, radarpenanews.com – Ratusan warga memadati Masjid Nasrullah yang berlokasi di Jalan Medokan Semampir Nomor 49, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Senin (24/8/2026) malam.

Acara keagamaan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat hingga menciptakan suasana lautan manusia. Jamaah yang hadir datang dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, remaja, orang tua, hingga para tokoh masyarakat Medokan Semampir.

Rangkaian acara diawali secara khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an (qiroah) oleh Ahmad Baidowi. Suasana religius di lokasi juga semakin meriah berkat lantunan selawat yang dibawakan oleh grup shalawat banjari Ihsan Nur Surabaya.

BACA JUGA: SMAN 1 Krian Gandeng Garda Semeru Nusantara Gelar Sosialisasi P4GN

Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Masjid Nasrullah, Muhammad Amrozi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas tingginya antusiasme warga yang hadir dalam acara tersebut.

“Alhamdulillah kita dapat hadir di dalam acara yang barakah ini, semoga dicatat menjadi amalan yang baik,” ujar Amrozi saat mengawali sambutannya, Senin (24/8) malam.

Dalam kesempatan itu, Amrozi mewakili pihak panitia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga. Ia sangat menghargai masyarakat yang telah meluangkan waktu serta ikut berpartisipasi memberikan sumbangan berupa tenaga, pikiran, waktu, hingga materi demi menyukseskan acara.

Melalui momentum ini, Amrozi mengingatkan kembali esensi penting dari bulan kelahiran Rasulullah. Menurutnya, bulan maulid merupakan waktu yang sangat tepat bagi umat Islam untuk menyempurnakan akhlak diri.

BACA JUGA: Orang Miskin Dilarang Sakit, Sistem Desil dan Matinya Jaminan Sosial di Tangan Angka Statistik?

“Semoga setiap tahun dalam menyambut hari lahir nabi kita, kita dapat mencontoh akhlakul karimah (akhlak mulia) nabi dan mendapat syafaat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam,” tutur Amrozi.

Setelah penyampaian sambutan selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan tawasul yang diikuti oleh seluruh jamaah secara khusyuk hingga akhir kegiatan.

Di sela-sela kekhusyukan acara, seluruh warga yang hadir juga diajak untuk melantunkan selawat bersama-sama. Dipandu oleh grup banjari Ihsan Nur, ribuan jamaah dengan kompak mendendangkan pujian kepada Baginda Rasulullah SAW hingga menggetarkan suasana malam di sepanjang Jalan Medokan Semampir. (Arkhy)