SURABAYA, radarpenanews.com – Kemunculan hewan reptil berbahaya yaitu ular piton berukuran besar di perkampungan Sidodadi X, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya menggegerkan warga setempat.
Pasalnya, tempat pemukiman yang terkenal sebagai penduduk yang paling padat di Kota Surabaya tersebut, masih ada kemunculan hewan reptil yang berhabitat di hutan hujan tropis, rawa-rawa, persawahan, hingga area berbatu.
Menurut keterangan warga setempat, berawal kemunculan ular piton diketahui oleh warga pada hari Kamis (16/07/2026), disekitaran Kali Mir Sidodadi, sehingga menjadi momok warga untuk takut melewati jalan sepadan yang berada di kali tersebut.
BACA JUGA : Lepas RSKKA, BPJS Kesehatan Perkuat Komitmen Pemerataan Akses JKN
“Pada Jum’at malam kemarin, berhasil ditangkap oleh Santo (warga setempat), lalu di masukkan ke dalam sarung yang diikat tali. Tadi pagi dilihat ularnya berhasil kabur dan warga menjadi ketakutan,” ucapnya, kepada wartawan, Sabtu (18/07/2026).
Setelah dilakukan pencarian kembali, akhirnya ularnya berhasil ditemukan oleh warga dan diserahkan kepada Petugas Damkar yang ditelepon oleh Ketua RT.
“Alhamdulillah, kekhawatiran warga sudah meredah dengan sosok kemunculan ular tersebut, sehingga warga bisa beraktifitas kembali seperti semula,” tutur warga tersebut, dengan rasa syukur.
“Harapan kami, kedepannya tidak ada lagi kemunculan-kemunculan hewan yang tidak lazim di pemukiman padat penduduk ini,” imbuhnya. (AS/Red)












