Fun Run HUT ke-58 BPJS Kesehatan di Surabaya, Bukti Nyata 100% Kesadaran JKN

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito (tengah) didampingi Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Timur, I Made Puja Yasa (kanan) dan Rektor ITS Bambang Pramujati saat memberikan keterangan kepada media dalam acara Fun Run 5,8 K memperingati HUT ke-58 BPJS Kesehatan di lingkungan Kampus ITS Surabaya, Minggu (12/7), pagi. (Foto: dok. red)

SURABAYA, radarpenanews.com –  Semangat hidup sehat dan kesadaran jaminan kesehatan yang tinggi mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 BPJS Kesehatan. Dalam kegiatan fun run sejauh 5,8 kilometer yang digelar di lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, pada Minggu (12/7/2026) pagi, tercatat sebanyak 750 peserta yang hadir terbukti mengantongi status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang aktif.

Capaian kepatuhan total ini terungkap melalui sebuah momen unik di tengah kemeriahan acara. Dari atas panggung utama, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, sempat berdialog langsung dan menantang peserta Fun Run untuk mengaku jika ada di antara mereka yang status kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif atau mati.

Namun, tantangan tersebut langsung ditepis oleh ratusan pelari yang kompak berteriak bahwa tidak ada satu pun dari mereka yang berstatus non-aktif.

BACA JUGA: Menakar Efektivitas Sensus Ekonomi 2026, Warga Pertanyakan Manfaat dan Metode Pendataan

Menanggapi respons positif tersebut, Prihati Pujowaskito menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Surabaya dan sivitas akademika ITS.

Menurutnya, angka keaktifan 100 persen dari seluruh peserta fun run ini merupakan potret sempurna dari keberhasilan pembangunan kesadaran gotong royong dalam program JKN.

“Semangat kebersamaan inilah yang terus kami sampaikan kepada masyarakat. Program Jaminan Kesehatan Nasional dapat terus berjalan dengan baik dan manfaatnya dirasakan oleh seluruh banyak orang apabila setiap peserta memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga kesehatan serta memenuhi kewajibannya secara tertib,” ujar Prihati.

Lebih lanjut, Prihati menyoroti tantangan kesehatan masa kini, khususnya peningkatan kasus penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes yang mulai marak menyerang kelompok usia muda.

Kehadiran peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dalam olahraga bersama ini menjadi pengingat pentingnya aktivitas fisik rutin. Dirinya mengimbau masyarakat untuk berolahraga tiga hingga empat kali seminggu demi pencegahan dini.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara BPJS Kesehatan dan ITS. Ratusan peserta yang memadati lintasan terdiri atas mahasiswa, peserta Prolanis, insan media, hingga masyarakat umum.

Sementara, Rektor ITS, Bambang Pramujati menyambut baik agenda ini dan menilai lingkungan kampus sebagai ruang yang sangat tepat untuk menumbuhkan budaya olahraga di kalangan generasi muda.

Bambang juga mengapresiasi peran BPJS Kesehatan yang telah memberikan perlindungan menyeluruh bagi warga kampus ITS.

BACA JUGA: 58 Tahun Mengawal Kesehatan Bangsa: Refleksi HUT BPJS Kesehatan dan PR Besar Keberlanjutan JKN

Saat ini, sebagian besar mahasiswa ITS telah menjadi peserta JKN aktif. Fasilitas medis kampus, Medical Center ITS, juga telah bermitra resmi dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan optimal.

Tidak berhenti di sektor pelayanan, sinergi kedua pihak kini telah berkembang luas ke ranah akademik melalui kerja sama riset digital kesehatan yang melibatkan para dosen serta peneliti dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas Informatika ITS.

“Kami berharap kegiatan ini menginspirasi seluruh sivitas akademika untuk terus aktif bergerak. Semoga layanan BPJS Kesehatan juga semakin baik dari waktu ke waktu, sehingga masyarakat dapat hidup lebih nyaman dan tenang tanpa khawatir saat menghadapi masalah kesehatan,” pungkas Bambang. (dym)

News Feed