Geger di Medokan Semampir, Polisi Gerak Cepat Sterilisasi TKP Kematian Mendadak

PERISTIWA21 Dilihat

Jajaran Polsek Sukolilo Polrestabes Surabaya saat melakukan sterilisasi tempat kejadian perkara (TKP) di Medokan Semampir (6/5/2026). Foto: istimewa

SURABAYA, radarpenanews.com – Warga Jalan Medokan Semampir Indah Kelurahan Medokan Semampir, Kecamatan Sukolio, Surabaya, digegerkan dengan penemuan pria yang meninggal dunia secara mendadak saat sedang bertamu di rumah salah satu warga, Rabu (6/5/2026) siang.

Pantauan awak media di lokasi Tempat Kejadian, Korban diketahui bernama Katiman (56), warga Kabupaten Nganjuk yang sudah lama berdomisili di wilayah Medokan Semampir. Korban ditemukan meninggal dunia dalam posisi terlentang di ruang tamu milik tetangganya, Sunardi (61), sekira pukul 14.30 WIB.

Menurut keterangan saksi sekaligus pemilik rumah, Sunardi, korban sudah menginap sejak sehari sebelumnya. Selama berada di rumahnya, korban tidak mengeluhkan sakit secara fisik, namun terlihat membawa kantong kresek kuning berisi berbagai macam obat-obatan dari RS Haji Surabaya.

BACA JUGA : Buronan Interpol Red Notice Kasus Penipuan Online Internasional Berhasil Ditangkap

Dikatakan Sunardi, korban sudah seperti kerabat dekat sendiri. Kesehariannya selalu bermain ke rumahnya hanya sekedar untuk duduk dan bercengkerama.

“Kejadiannya tiba-tiba. Saat sedang duduk bersila, korban tampak lemas, lalu jatuh terlentang dan tidak sadarkan diri,” ujar Sunardi kepada awak media di lokasi kejadian.

Gerak Cepat (TGC) 112 dan Command Center 110 Polrestabes Surabaya

Mendapat laporan warga, Tim Gerak Cepat (TGC) 112 dan Command Center 110 Polrestabes Surabaya segera tiba di lokasi dalam hitungan menit.

Tim medis dan BPBD Kota Surabaya langsung melakukan pemeriksaan awal secara detail untuk memastikan kondisi korban, namun nyawa korban sudah tidak tertolong.

Di saat bersamaan, jajaran Polsek Sukolilo dari berbagai divisi mulai dari Sat Sabhara, Sat Intelkam, Sat Lantas hingga Sat Reskrim melakukan sterilisasi tempat kejadian perkara (TKP).

Tim Inafis Polrestabes Surabaya juga dikerahkan untuk melakukan olah TKP guna memastikan tidak ada unsur kekerasan.

BACA JUGA : Kejati Jatim Ikuti Seminar Internasional Persaja, Soroti Fenomena Krisis Sistemik IHSG

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan visum luar, korban dinyatakan meninggal dunia akibat penyakit bawaan yang dideritanya.

“Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban meninggal dunia karena sakit, diduga terkena serangan jantung,” ungkap petugas di lapangan.

Setelah dilakukan olah TKP, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD dr. Soetomo untuk proses visum lebih lanjut.

Pihak keluarga korban, yang diwakili oleh Nanang Setia Budi, telah menerima kejadian ini sebagai musibah yang disebabkan oleh faktor kesehatan korban. (bs)