RUANG INFORMASI

Menjaga Marwah, Merajut Sinergi: Catatan dari Pelantikan DPC PJI Rokan Hulu

Budi Santoso, Anggota DPP PJI Ketua Bidang SDM & Komunikasi (kiri) bareng Wakil Bupati Rohul, H. Syafaruddin Poti (ist/red)

PASIR PENGARAIAN, radarpenanews.com – Selasa, 13 Januari 2026, Suasana khidmat menyelimuti Taman Kota Pasir Pengaraian di Jl. Panglima Awang, Rambah Tengah Utara, Kec. Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau saat barisan pendekar pencak silat adat melangkah maju. Gerakan yang tangkas, penuh tenaga namun tetap gemulai, menjadi penyambut kedatangan Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia, Hartanto Boechori bersama rombongan DPP PJI yang memukau dalam prosesi pelantikan Dewan Pengurus Cabang Persatuan Jurnalis Indonesia (DPC PJI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) periode 2026-2029 seolah menegaskan bahwa hari ini, jurnalisme di “Negeri Seribu Suluk” sedang merayakan marwahnya.

Setelah atraksi silat yang membakar semangat, suasana berubah menjadi lebih anggun dengan hadirnya Tari Tapak Sirih. Tarian khas Rohul ini bukan sekadar gerak tubuh, melainkan simbol penghormatan tertinggi kepada seluruh tamu undangan yang hadir.

Dengan senyum keramahan, para penari menyuguhkan sirih sebagai tanda bahwa kehadiran Ketum PJI, para tokoh dan Forkopimda Rohul diterima dengan tangan terbuka dan hati yang putih.

Puncak acara ditandai dengan prosesi sakral yang menyedot perhatian seluruh hadirin. Di hadapan jajaran Forkopimda Kabupaten Rokan Hulu, satu per satu prosesi manajerial organisasi dilakukan dengan penuh ketelitian. Mulai dari penandatanganan Pakta Integritas yang menjadi janji setia jurnalis pada etika, pembacaan SK penetapan, hingga penyerahan Berita Acara yang disaksikan dengan tatapan penuh harapan oleh para insan pers.

BACA JUGA : Peran 6 Terdakwa Perkara Korupsi dan TPPU Suap Hakim PN Jakarta Pusat Dibongkar Saksi di Persidangan

Momen paling ikonik terjadi saat bendera pataka PJI dikibarkan. Penyerahan stempel dan bendera dari pengurus pusat kepada pengurus daerah bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan simbol estafet perjuangan. Kibaran bendera pataka di atas panggung seolah menjadi saksi bisu janji para pengurus untuk menjaga independensi dan profesionalisme di bumi Rokan Hulu.

Menjadi tonggak sejarah baru bagi dunia pers di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sebuah pesan mendalam tentang integritas sepak terjang peran Pers, Ketua Umum PJI, Hartanto Boechori, berdiri di podium dengan raut wajah bangga melihat kekompakan pengurus di “Negeri Seribu Suluk” ini. Namun, di balik pujian itu, sang Tokoh Pers Nasional ini menitipkan pesan tajam “jangan biarkan idealisme luruh karena materi”.

“PJI memiliki sejarah panjang sejak era reformasi 1998 dan merupakan bagian dari penandatangan Kode Etik Wartawan Indonesia. Jangan sampai uang menjadi segala-galanya dan memecah belah kita,” tegas Hartanto.

Ia mengingatkan bahwa integritas adalah harga mati, sembari berharap mengenai rencana pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-10 yang ditargetkan berlangsung di Rokan Hulu.

Gayung bersambut, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu memberikan karpet merah bagi kehadiran organisasi ini.

Wakil Bupati Rohul, H. Syafaruddin Poti, yang hadir mewakili Bupati, menekankan bahwa pemerintah daerah tidaklah “anti-kritik”. Sebaliknya, ia memandang pers sebagai kompas yang mengarahkan pembangunan.

“Pers memiliki peran strategis untuk membimbing masyarakat. Kami terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun demi Rokan Hulu yang lebih makmur,” ungkap Wabup Syafaruddin.

Baginya, PJI bukan sekadar organisasi profesi, melainkan mitra strategis dalam mengawal kebijakan publik.

BACA JUGA : Lantik 7 Kajari Baru, Kajati Jatim Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Kinerja

Momen sakral pun memuncak saat bendera pataka diserahkan kepada Sudirman, Ketua DPC PJI Rohul yang baru saja dilantik. Di bawah tatapan tajam jajaran Forkopimda, Sudirman menandatangani Pakta Integritas dengan mantap. Ia menyadari bahwa jabatan ini adalah beban sekaligus kehormatan.

“Kami siap bersinergi dengan Forkopimda, namun fungsi kontrol sosial tetap menjadi panglima. Kebebasan pers di Rokan Hulu harus dibarengi dengan etika dan informasi yang bertanggung jawab,” tegas Sudirman dalam komitmen perdananya.

Pelantikan ini bukan sekadar pengukuhan struktur organisasi, melainkan sebuah perpaduan apik antara tradisi adat yang kental dan semangat modernitas jurnalisme. DPC PJI Rohul kini resmi berdiri tegak, siap mengawal informasi dengan integritas yang sekuat gerak silat dan selembut keramahan tapak sirih.

Acara ditutup dengan penuh kehangatan, meninggalkan jejak harapan bahwa jurnalisme di Rokan Hulu akan tumbuh lebih profesional. Melalui sinergi tanpa menghilangkan independensi, DPC PJI Rohul kini bersiap menjadi saksi sekaligus pengawal pembangunan di bumi Melayu ini.

Penulis : Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button