Agung Wahjunto (kanan) menerima Surat Pengesahan sebagai Ketua Umum HPPG terpilih periode 2026-2030 dalam Rapat Anggota Himpen-PG di Wisma Kebomas, Gresik, Selasa (4/8). Foto: Harsono PG
GRESIK, radarpenanews.com – Berdasarkan hasil pemungutan suara pemilihan Ketua dan Dewan Pengawas HPPG, atau yang lebih dikenal dengan Himpen-PG, periode 2026-2030, Agung Wahjunto terpilih sebagai ketua dengan 65 suara.
Pada pemungutan suara yang dilakukan di Wisma Kebomas Gresik pada Selasa (4/8/2026), dua kandidat lainnya, Tri Widodo dan Aji Wibowo, masing-masing memperoleh 8 suara.
Sedangkan untuk Pengawas HPPG terpilih, M. Syamsul Hudha mendapatkan 28 suara, disusul oleh Bachronsyah 19 suara dan Purwo Sudirdjo 10 suara.
BACA JUGA: Yayasan Hang Tuah Surabaya Digugat PKPU Rp6,3 M ke PN Jakpus
Ada kejadian unik pada saat Tri Widodo menyampaikan visi dan misi. Calon kandidat nomor urut 2 justru menyarankan para peserta rapat memilih Agung Wahjunto.
Hal tersebut tentu saja disambut para peserta dengan tepuk tangan meriah. Suasana rapat menjadi sangat cair dan penuh gelak-tawa.
Setelah pemungutan suara selesai, berita acara hasil perolehan suara Ketua dan Pengawas HPPG dibacakan oleh Ketua Panlih Mudji Widodo. Sedangkan pengesahan dan pengukuhannya dibacakan oleh Ketua Rapat Anggota Himpen-PG, Ifan Prijana Natamenggala.
Sebelumnya, dilakukan rapat anggota menentukan pimpinan dan sekretaris rapat anggota, kemudian pembacaan tata tertib rapat, disusul laporan pertanggungjawaban (LPJ) oleh Plt. Ketua HPPG Agung Wahjunto.
Pada kesempatan itu Agung menyampaikan kinerja pengurus periode 2022-2026 secara umum berjalan dengan baik. Hal ini tidak lepas dari kepercayaan Manajemen PT Petrokimia Gresik, Yayasan Petrokimia Gresik (YPG), dan pemangku kepentingan, serta dukungan dari seluruh anggota.
Agung kemudian menyampaikan beberapa kegiatan dalam rentang waktu 4 tahun dihadapan peserta Rapat Anggota HPPG tahun 2026, sebagai forum tertinggi dalam organisasi.
Semua Korwil dan PKA menerima LPJ dari Plt. Ketua HPPG dengan tanpa catatan. Hanya ada beberapa rekomendasi, diantaranya insentif pengurus inti sebagai pengganti uang transportasi, dan pemecahan Wilayah Manyar menjadi 2, GKB dan Manyar.
Selain itu juga ada rekomendasi program panti jompo atau rumah singgah anggota Himpen-PG yang tidak memiliki rumah.
BACA JUGA: Aksi Massa di Nganjuk, Jurnalis dan LSM Tolak Stigma “Londo Ireng”
Dalam sambutannya setelah dikukuhkan sebagai Ketua HPPG, Agung Wahjunto menyampaikan bahwa dirinya bukan siapa-siapa dan tidak bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan para senior dan teman-teman pensiunan yang bergiat di HPPG.
“Mereka yang memiliki berbagai talenta dengan sepenuh hati membantu saya selama mengurus Himpen-PG. Dan sesuai amanat AD/ART, kami akan segera menyusun kepengurusan Himpen-PG periode 2026-2030. Sehingga kami bisa segera menjalankan berbagai program organisasi,” ujarnya.
Agung juga berharap dirinya dan seluruh jajaran pengurus yang akan segera dibentuk, agar diberi kekuatan oleh Tuhan yang Maha Kuat, kesehatan dan kesabaran.
“Karena anggota Himpen-PG sangat beragam, mulai dari pensiunan pelaksana hingga mantan direksi. Kami berharap agar mereka rukun sesuai slogan “Rukun Agawe Santosa”, sehat dan bahagia,” ujar Agung sebelum menutup sambutannya. (*)
Sumber : Panlih Made Wirya, HPPG






