SINERGI ENERGI HIJAU: (Dari kiri) Edi, Raden Aji S. Hartawan, Eko, dan Zulkarnain saat meninjau kesiapan teknologi pirolisis di workshop PT RAB, dekat area TPA Telaga Ngipik, Kabupaten Gresik, Senin (8/6/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
GRESIK, radarpenanews.com – Dalam upaya mendukung kemandirian energi nasional dan mengatasi persoalan sampah plastik, PT Rojo Brono Manunggal (RBM) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Randu Agung Bersatu (RAB).
Kerja sama ini fokus pada optimalisasi teknologi pirolisis sebagai bahan bakar alternatif pengganti solar.
Sinergi tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Direktur Utama PT RBM, Raden Aji S. Hartawan, ke workshop PT RAB yang berlokasi di dekat area TPA Telaga Ngipik, Kabupaten Gresik, pada Senin (8/6/2026).
Kedua perusahaan berkomitmen memaksimalkan pemanfaatan hasil pirolisis untuk diaplikasikan pada mesin diesel, khususnya alat berat dan pompa penunjang sektor pertanian.
BACA JUGA : Pengendara Motor Wajib Tahu, Tak Pakai Helm SNI Terancam Sanksi Ini
Mengenal Teknologi Pirolisis
Pirolisis merupakan proses dekomposisi termokimia material organik atau plastik pada suhu tinggi, berkisar antara 300°C hingga 700°C. Proses ini dilakukan di dalam ruang reaktor tertutup rapat tanpa atau dengan sangat sedikit oksigen.
Melalui metode ini, molekul kompleks pada sampah diurai menjadi produk yang lebih sederhana dan bernilai guna tinggi, meliputi Bahan bakar cair kualitas tinggi, Gas siap pakai, Biochar (arang) sebagai bahan baku pupuk
Telah Lolos Uji Laboratorium Sucofindo
Kualitas bahan bakar hasil pirolisis ini bukan sekadar klaim sepihak. Produk inovatif tersebut telah melewati serangkaian pengujian ketat di laboratorium PT Sucofindo.
Direktur PT RAB, Eko, menjelaskan bahwa pengujian dilakukan dalam dua tahap resmi, yaitu Sertifikasi No. EO 4374 / FOBOS pada 27 September 2025 dan Sertifikasi No. OE 1441 / FOBOS pada 9 Februari 2026.
“Hasil pengujian laboratorium menunjukkan performa yang luar biasa. Karakteristik produk terbukti telah memenuhi spesifikasi teknis, sehingga aman dan siap diaplikasikan sebagai bahan bakar alat berat maupun mesin pompa diesel,” tegas Eko.
BACA JUGA : 28% Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli, KPK: Jangan Jadikan Kecurangan Sebagai Fondasi Pendidikan
Kawal Hilirisasi demi Kemandirian Energi
Langkah taktis yang diambil oleh PT RBM dan PT RAB ini juga menjadi wujud nyata dukungan terhadap program hilirisasi yang tengah digalakkan oleh pemerintah pusat.

TINJAU PROSES PENYULINGAN: Direktur Utama PT Rojo Brono Manunggal (RBM), Raden Aji S. Hartawan, saat meninjau langsung area penyulingan (distilasi) teknologi pirolisis di workshop PT RAB, dekat area TPA Telaga Ngipik, Kabupaten Gresik, Senin (8/6/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Direktur Utama PT RBM, Raden Aji S. Hartawan, menekankan pentingnya mengawal program hilirisasi ini demi meningkatkan ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Menurutnya, inovasi ini memuat solusi ganda yang sangat krusial saat ini.
“Selain menjadi solusi efektif dalam menekan volume sampah plastik yang sulit terurai, proyek ini juga menghasilkan Bahan Bakar Minyak (BBM) alternatif. Kami akan berusaha memaksimalkan kapasitas produksi agar bahan bakar ramah lingkungan ini dapat dipasarkan dengan harga terjangkau demi kemaslahatan masyarakat luas,” pungkas Raden Aji S. Hartawan. (*/Raden Aji)











