SURABAYA, radarpenanews.com – Semangat pembinaan usia dini kembali bergelora dari sudut Kota Pahlawan. Taman Jos Futsal Club (TJFC), komunitas futsal yang berbasis di kawasan Jalan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, terus berkomitmen mencetak generasi muda berjiwa juara.
Diinisiasi oleh Coach Muhammad Rizal Fathoni dan Coach Ari Kurniawan, wadah ini menjadi oase positif bagi anak-anak muda di tengah gempuran era digital.
Founder TJFC, Coach Muhammad Rizal Fathoni, memaparkan filosofi mendalam di balik nama klubnya. Menurut Rizal, nama “Taman” merujuk pada basis lokasi mereka di Taman Jemur Wonosari yang menjadi ruang kolaborasi anak muda. Sementara kata “Tama” diambil dari kata pertama, dan “Jos” diartikan sebagai yang utama.
Perpaduan nama tersebut melahirkan sebuah visi besar agar para siswa didik mereka selalu memiliki mentalitas dan semangat membara untuk mengejar peringkat pertama.
BACA JUGA: Cara Praktis Bayar Cicilan REHAB 3.0 BPJS Kesehatan via WA PANDAWA
“Tujuan utama kami adalah membentuk karakter anak-anak agar selalu memiliki target menjadi yang terbaik, baik di dalam lapangan maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Coach Rizal dalam keterangannya, Senin (26/10/2026).
Langkah mulia ini tidak berjalan sendiri. Dalam mengelola TJFC, Coach Rizal didampingi oleh Coach Ari Kurniawan selaku tim pembina. Pergerakan keduanya juga mendapat dukungan penuh dari tokoh masyarakat setempat, salah satunya Abah Mun.
Beliau merupakan sesepuh yang paling dituakan di wilayah kampung Jemur Wonosari sekaligus tokoh yang aktif sebagai kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Kehadiran Abah Mun menjadi penyokong moral yang kuat bagi keberlangsungan pembinaan usia dini di wilayah tersebut.
Rekam jejak Coach Rizal di dunia si kulit bundar pun tidak sembarangan. Rizal merupakan pelatih berpengalaman yang telah mengantongi lisensi resmi di dunia sepak bola (bola besar).
Jauh sebelum pandemi Covid-19 melanda, Rizal pernah dipercaya memegang kelompok usia 10 hingga 15 tahun di SSB Maesa saat dipimpin oleh Cham Bernatpengky, yang kala itu menjabat sebagai Ketua Askot PSSI Surabaya.
BACA JUGA: Musim Kemarau di Bandung, Perumda Tirtawening Siapkan 19 Unit Tangki Air Bersih
Tak hanya itu, di bawah kepemimpinan Gatot Budiono di PS Maesa, Rizal juga dipercaya menjadi Head Coach dengan home base latihan di Lapangan Kloposepuluh dan Lapangan Bratang Tangkis. Hingga saat ini, dedikasinya tidak memudar.
Rizal masih aktif membantu berbagai SSB di daerah Terik, Mojokerto, seperti PS Pesamor.
Melalui TJFC, ilmu sepak bola besar tersebut kini ia aplikasikan ke dalam olahraga bola kecil (futsal). (bs)


