SURABAYA, radarpenanews.com – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober menjadi momentum untuk kembali menghayati nilai-nilai Pancasila sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat.
Bagi generasi muda, Pancasila bukan sekadar rangkaian lima sila yang dihafalkan, melainkan nilai yang perlu diwujudkan melalui tindakan nyata: menjaga persaudaraan, menghargai perbedaan, membangun kepedulian sosial, serta ikut memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan bangsa.
Ketua Umum Pemuda Rabasan Kedungdung Bersatu (PRKB), Imam Buhori, mengajak seluruh pemuda untuk menjadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila sebagai energi bersama untuk terus bergerak dan berkarya.
BACA JUGA: Pokmas KING Desa Bajulan Resmi Dilantik, Fokus Sinergi Tani dan Ternak
“Pemuda adalah kekuatan masa depan bangsa. Mari kita jadikan Pancasila sebagai semangat dalam setiap langkah, menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan memberikan karya terbaik bagi masyarakat serta Indonesia.” ungkapnya.
Menurut Imam Buhori, semangat kepemudaan harus diwujudkan dengan sikap berani, bertanggung jawab, produktif, dan peduli terhadap sesama. Perbedaan latar belakang bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan.
BACA JUGA: Kolaborasi Jaga Hak Sehat Peserta JKN Pasca Putusnya Kerja Sama BPJS-RSPG
Ia juga menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga persatuan di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus informasi.
“Jangan biarkan perbedaan memisahkan kita. Pemuda harus menjadi pelopor persatuan, bukan sumber perpecahan. Kita bergerak bersama, berkarya bersama, dan menjaga Indonesia bersama,” tegasnya.
Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila, PRKB menyerukan semangat kepada seluruh pemuda untuk terus menyalakan api kebangsaan dan mengimplementasikan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (*/dym)






