Soekarno Cup 2026, PDI Perjuangan Cetak Generasi Muda Berkarakter Lewat Sepak Bola

RUANG INFORMASI14 Dilihat

Marching Band SMA Hang tuah Surabaya tampil memukau di tengah lapangan hijau saat memeriahkan upacara pembukaan turnamen sepak bola nasional Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/8/2026). Foto: bs

SURABAYA, radarpenanews.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, turnamen sepak bola nasional bertajuk Soekarno Cup 2026 resmi bergulir. Pembukaan kejuaraan ini ditandai dengan seremoni meriah yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (10/8/2026) sore.

Turnamen skala nasional ini diinisiasi dan digagas secara langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Ekonomi Kreatif, M. Prananda Prabowo. Ajang ini dirancang khusus bukan sekadar sebagai kompetisi meraih piala, melainkan sebagai wadah pembinaan generasi muda sekaligus implementasi nyata dari semangat pembangunan karakter bangsa (Nation and Character Building) melalui media olahraga.

“Mas Prananda memandang sepak bola merupakan sarana strategis dalam memupuk kedisiplinan, sportivitas, mental ksatria, serta jiwa gotong royong anak muda Indonesia,” ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di sela-sela rangkaian pembukaan turnamen.

BACA JUGA: Bincang Sehat di HUT RSPAL dr. Ramelan ke-76

Upacara pembukaan dihadiri oleh jajaran pimpinan pusat partai, termasuk Ketua DPD PDIP Jawa Timur Said Abdullah sebagai tuan rumah, serta Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun.

Kemeriahan seremoni diawali dengan parade defile dari perwakilan kontingen tiap provinsi dan pertunjukan kolosal yang dibawakan oleh sedikitnya 300 seniman tradisional Jawa Timur.

Puncak prosesi ditandai dengan penyerahan obor api oleh para legenda sepak bola Tanah Air seperti Aji Santoso, Yusuf Ekodono, Anang Ma’ruf, dan Boaz Salossa kepada Komarudin Watubun yang mewakili M. Prananda Prabowo, dilanjutkan dengan penyalaan obor raksasa di tengah stadion sebagai simbol nyala api semangat kemerdekaan yang tidak pernah padam.

Setelah itu, prosesi tendangan pertama (kick-off) dilakukan oleh Sekjen Hasto Kristiyanto bersama para perwakilan Ketua DPD PDIP dari 16 tim yang bertanding.

Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun, menyoroti makna strategis pemilihan Kota Surabaya sebagai lokasi pembukaan.

SATU KOMANDO: Pengurus dan kader PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, turut hadir memeriahkan seremoni pembukaan turnamen sepak bola nasional Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Senin (10/8/2026). foto: istimewa

Menurutnya, Surabaya bukan sekadar Kota Pahlawan, melainkan tempat kelahiran sekaligus tempat Proklamator RI Bung Karno mengawali perjalanan hidupnya. Turnamen ini sendiri merupakan kelanjutan dari edisi sebelumnya yang sukses digelar di Jakarta pada 2023 dan Bali pada 2025.

“Dari kota inilah Bung Karno mengawali perjalanan hidupnya. Maka dari kota ini pula kita ingin menyalakan kembali semangat membangun generasi muda Indonesia. Visi Bung Karno dalam menempatkan olahraga sebagai alat perjuangan bangsa dan geopolitik telah terbukti dalam sejarah, seperti penyelenggaraan Asian Games 1962 hingga Ganefo 1963. Soekarno Cup adalah ruang untuk membentuk generasi muda Indonesia yang sportif, disiplin, dan menjunjung tinggi semangat gotong royong,” tegas Komarudin.

BACA JUGA: Yayasan Hang Tuah Surabaya Digugat PKPU Rp6,3 M ke PN Jakpus

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah, mengajak seluruh talenta yang bertanding untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan bermain fair play. Sebagai tuan rumah, ia memastikan DPD PDIP Jatim akan menjaga seluruh jalannya pertandingan dengan baik demi menciptakan karakter berbangsa dan bernegara yang diidamkan bersama.

“Karena itulah sumbangsih kami, sumbangsih PDI Perjuangan bagi perkembangan sepak bola tanah air. Sungguh, kami bermimpi layaknya negara-negara lain berkompetisi di tingkat elit dunia,” pungkas Said Abdullah. (bs)