HIMA HKI Institut Ahmad Dahlan Gelar Diskusi Inspiratif Bersama Media Pilarpos

RUANG INFORMASI24 Dilihat

PROBOLINGGO, radarpenanews.com – Himpunan Mahasiswa Hukum Keluarga Islam (HIMA HKI) Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo menggelar diskusi bertajuk “Ngobrol Penuh Inspirasi” dengan tema “Meneguhkan Tekad Mewujudkan Cita-cita Mulia”. Kegiatan yang bertujuan memperluas wawasan dan mempertajam pola pikir mahasiswa ini dilaksanakan di Ruang A7 Kampus IAD Probolinggo, Kamis (16/04/2026).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Hukum Keluarga Islam, Imanudin Abil Fida, MIRKH., Kaprodi Ana Billah, M.H., serta jajaran dosen tetap di antaranya Ahmad Syaifudin Romli, M.H., Raden Rara Lisa Fa’atirahmah, M.H., dan Robiatul Adawiyah, M.Sosio.

Diskusi ini menghadirkan dua narasumber utama dari Media Pilarpos, yakni Pemimpin Redaksi M. Nur Alim dan Pendiri Media Pilarpos, Haidir Sabaruddin, S.H. Sebanyak 87 mahasiswa dari semester 2 dan 4 Prodi Hukum Keluarga Islam serta Hukum Ekonomi Syariah antusias mengikuti jalannya diskusi interaktif yang dipandu oleh moderator Zaskia Dhea Anastasya.

BACA JUGA : Pengembangan Perkara, KPK Tahan Tersangka Dugaan Pemerasan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Riau

Dalam paparannya, M. Nur Alim menekankan pentingnya moralitas dan akhlak sebagai fondasi utama dalam meraih cita-cita. Menurutnya, mahasiswa harus memiliki terobosan berpikir (breakthrough) dan intuisi personal yang kuat untuk menghadapi persaingan akademik maupun dunia kerja.

“Mahasiswa harus pantang menyerah dan jangan takut gagal, karena kegagalan adalah proses menuju keberhasilan. Kampus adalah rumah inspirasi yang bertugas melahirkan pemimpin masa depan. Di sini kalian belajar menganalisa masalah dan memahami substansi sebagai calon penerus bangsa,” ujar Nur Alim yang juga dikenal sebagai aktivis Bela Negara.

Senada dengan hal tersebut, Haidir Sabaruddin, S.H., menyoroti peran strategis kampus sebagai tempat menempa sumber daya manusia unggul. Ia mengingatkan bahwa para pakar, mulai dari Magister hingga Profesor, lahir dari kedisiplinan ilmu di bangku kuliah.

“Mahasiswa harus aktif, aplikatif, dan berinisiatif melahirkan karya sesuai prodi masing-masing. Lulusan perguruan tinggi memiliki peluang besar untuk berkontribusi di berbagai lembaga pemerintah maupun swasta,” kata Haidir yang merupakan alumni IAD.

BACA JUGA : MBG Bukan Sekadar Angka: Memanusiakan Anak di Luar Statistik

Dalam diskusi tersebut, dibahas pula perkembangan pesat IAD Probolinggo di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Benny Prasetya, M.Pd.I. Kampus ini tercatat sukses menyelenggarakan International Conference on Islam and Humanities in the Modern Era (ICONIHUM) pada 2024 dan 2025 dengan menghadirkan pemateri mancanegara. Eksistensi IAD pun kini telah merambah ranah internasional, terbukti dengan adanya mahasiswa asal Thailand yang menempuh studi di kampus tersebut.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang hangat, di mana mahasiswa dan narasumber saling bertukar gagasan mengenai penerapan materi akademik dalam interaksi sosial di masyarakat. (*/dym)