Sambut Tahun 2026, Medokan Ayu Perkuat Identitas sebagai Kampung Pancasila dan Kampung Madani

RUANG INFORMASI132 Dilihat

Camat Rungkut Maskur, SH., MH., (Foto: HarsonoPG/RPN)

SURABAYA, radarpenanews.com – Semangat kebersamaan dan keberagaman terpancar kuat di kawasan Medokan Asri Utara, Kelurahan Medokan Ayu, Surabaya. Pada Rabu malam (31/12/2025), warga menggelar acara tasyakuran khidmat untuk menutup tahun 2025 sekaligus menyambut fajar tahun baru 2026.

Acara yang dipusatkan di kediaman tokoh masyarakat, Hj. Asih, ini dihadiri oleh sekitar 120 undangan yang terdiri dari warga RW 03, RW 08, serta jajaran tokoh masyarakat setempat. Fasilitas tenda luas yang disediakan panitia tampak penuh oleh antusiasme warga yang hadir.

Dari Ki-ka: Danramil Rungkut 0830/11 Mayor Infanteri Sumarji, Camat Rungkut dan pemrakarsa penutupan tahun 2025 Eko Riswandi, SE., MM,.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran FORKOPIMCAM Rungkut, di antaranya Camat Rungkut Maskur, SH., MH., Kapolsek Rungkut Kompol Agus Santoso, SH., M.Si., Danramil 0830/11 Mayor Inf. Sumarji, serta Lurah Medokan Ayu Zainul Abidin, S.Sos. Hadir pula Ketua LPMK Medokan Ayu Ir. Rudy Judianto dan Ketua Penggerak PKK Medokan Ayu Nur Anisa, SP.

BACA JUGA : Sikat 600 Pelaku Curanmor, Polrestabes Surabaya Perkuat Siskamling Amankan Kota

Dalam sambutannya, Camat Rungkut, Maskur, memberikan apresiasi tinggi terhadap kerukunan di wilayah Medokan Asri Utara. Ia menilai wilayah ini telah berhasil mengimplementasikan nilai-nilai luhur dalam dua bingkai utama, yakni sebagai Kampung Madani dan Kampung Pancasila.

“Medokan Asri Utara benar-benar menonjolkan kebersamaan dan keberagaman yang nyata. Hal ini terbukti dari setiap kegiatan sosial yang selalu melibatkan berbagai unsur masyarakat tanpa memandang latar belakang,” ujar Maskur.

Suasana pesta durian

Secara khusus, Camat Maskur menyampaikan terima kasih kepada Hj. Asih selaku tuan rumah dan tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian sosial luar biasa. Diketahui, beliau secara ikhlas memberangkatkan ibadah Umroh bagi warga yang berprofesi sebagai petugas keamanan (satpam), penjual sayur, driver, hingga guru ngaji.

BACA JUGA : Berantas Kejahatan Transnasional, Polri Tangkap dan Serahkan 14 Buron Interpol Red Notice

“Inilah wujud nyata dari gotong royong dan kemanusiaan yang kita dambakan,” tambahnya.

Ustadz pembaca do’a H.Abdul Ghofur

Acara ditutup dengan prosesi Ujub Doa yang dipimpin oleh Ustadz Abdul Ghofur. Dalam doa bersama tersebut, warga memohon keselamatan untuk bangsa dan negara, serta keberkahan bagi seluruh warga di tahun 2026. Sebagai penutup rangkaian acara, para tamu undangan menikmati pesta durian serta beragam hidangan lezat yang telah disiapkan, mempererat tali silaturahmi antarwarga. (HarsonoPG)