Reses ideologis Ketua Komisi C (Bidang Pembangunan) DPRD Kota Surabaya, M. Eri Irawan, di Klampis Ngasem, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Jumat (22/5/2026) malam. (Foto.dok: red)
SURABAYA, radarpenanews.com – Ketua Komisi C (Bidang Pembangunan) DPRD Kota Surabaya, M. Eri Irawan, menggelar Reses Sidang Ke-2 Masa Persidangan Ke-3 Tahun 2026 di Klampis Ngasem, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Jumat (22/5/2026) malam.
Kegiatan jaring aspirasi atau reses ideologis yang dihadiri ratusan kader dan simpatisan ini berjalan lancar dan kondusif.
Kegiatan sekaligus menjadi momentum perkenalan kepengurusan baru PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sukolilo yang kini dipimpin oleh Taufan Zaky selaku Ketua, didampingi Sekretaris, Bendahara, jajaran Wakil Ketua Bidang, serta seluruh pendamping PAC di semua kelurahan se-Sukolilo.
Dalam sambutannya, Ketua PAC Sukolilo yang baru, Taufan Zaky, menyatakan kesiapan jajarannya untuk langsung bergerak aktif di segala bidang. Ia menegaskan komitmennya untuk mendongkrak dan memaksimalkan raihan suara partai di wilayah Kecamatan Sukolilo.
BACA JUGA : Akreditasi KARS Dimulai, Rumkit Bhayangkara Tk I Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien
Sementara itu, M. Eri Irawan memaparkan capaian suara PDI Perjuangan di wilayah Sukolilo yang sangat potensial. Kelurahan Menur Pumpungan mencatat raihan suara terbesar se-Surabaya dengan angka 52 persen, disusul Klampis Ngasem di posisi tertinggi kedua sebesar 48 persen.
Secara keseluruhan, Kecamatan Sukolilo menjadi penyumbang suara terbanyak kedua di Surabaya dengan persentase 32,02 persen.
Anggota Fraksi PDI Perjuangan tersebut juga menegaskan bahwa pergeseran tugas di internal partai merupakan hal yang lumrah untuk penyegaran organisasi agar Surabaya menjadi jauh lebih baik di bawah pengawalan PDI Perjuangan.
Pesan Konsolidasi dan Ideologi Partai

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Khusnul Khotimah saat menyampaikan pesan konsolidasi (Foto.dok: red)
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Khusnul Khotimah yang hadir langsung dalam acara tersebut mengaku kagum dengan soliditas dan antusiasme kader di Sukolilo.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga mental gotong royong dan kemandirian (berdikari) di sektor ketahanan pangan sesuai instruksi Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri.
Khusnul mengingatkan bahwa mempertahankan capaian jauh lebih sulit daripada meraihnya, sehingga kaderisasi dan kekompakan mesin baru ini harus dijaga ketat tanpa sekat untuk merangkul semua golongan.
BACA JUGA : Menambal Kebocoran Anggaran JKN Lewat Validasi Data
Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
Selain agenda politik, reses ini diisi dengan Sosialisasi JKN yang dipaparkan oleh Ketua Forum Peserta Jaminan Sosial (FP Jamsos) Kota Surabaya, Budi Santoso.
Warga diberikan pemahaman mengenai pentingnya kepesertaan JKN, hak dan kewajiban, segmen peserta, alur pelayanan, hingga program Rencana Iuran Bertahap (REHAB) untuk tunggakan iuran.
Sosialisasi ditutup dengan penekanan bahwa motto JKN selaras dengan prinsip partai kepala banteng, yaitu “Gotong Royong Semua Tertolong”. (red)




